Buat Yang Ingin Gaji Naik dan Karir Meningkat, Rajin Saja Tidak Cukup!

Jika saat ini kamu sudah bekerja di kantor, apa impianmu?

Punya penghasilan atau gaji yang besar adalah jawaban dari mayoritas pekerja. Sehingga tidak heran ada banyak sekali artikel tentang bagaimana cara agar cepat naik gaji. Hal tersebut tidak salah kok, punya gaji besar sesuai kapasitas kerja bukan impian yang buruk, justru bagus. Mematok angka gaji di nilai sekian bisa menjadi motivasi kerja.

Namun ada kalanya, kamu sudah bekerja dalam hitungan tahun tetapi gaji masih saja seret. Bahkan lebih ngenesnya, si junior yang baru masuk kerja dalam waktu yang lebih singkat sudah melejit jabatan dan gajinya. Padahal kalau dilihat-lihat, skill-nya hampir sama denganmu, bahkan kamu mungkin lebih rajin dan semangat saat bekerja. Tapi kenapa dia yang lebih cepat naik gaji dan jabatan? “Jangan-jangan si junior punya cara licik sehingga mudah sekali naik jabatan dan gaji..”

Wait a minute..

Jangan keburu berpikir yang buruk. Sebab rajin saja memang tidak cukup untuk meningkatkan karir dan gajimu. Rajin adalah hal yang bagus dan salah satu modal agar atasan dan pihak HRD memberi jalan mulus menuju impianmu. Namun jangan lupa memperhatikan hal-hal ini:

Perusahaan Menentukan Besaran Gaji

Salah satu trik mendapatkan gaji tinggi adalah melihat besar dan reputasi perusahaan sejak awal. Mengapa ada banyak orang memburu kantor-kantor besar bergengsi yang logonya sering kamu lihat di mana-mana? Karena perusahaan tersebut memiliki standar tinggi dan lebih mungkin memperhatikan kesejahteraan pegawainya, baik melalui gaji, tunjangan bahkan pendidikan si karyawan. Jika sudah diterima di perusahaan jenis ini, potensi gaji besar sudah ada sejak awal masuk.

“Yah.. tapi tempatku bekerja saat ini kantor biasa dan tidak bergengsi..”
Tenang, kamu tidak sendirian. Walaupun kantormu sekarang level medium bahkan kecil, poin-poin di bawah bisa mengantarkanmu ke gaji idaman.

Perhatikan Absensimu!

Absensi menjadi salah satu faktor yang dirancang untuk menilai produktivitas pegawai. Maka perhatikan baik-baik hal-hal seputar izin tidak masuk, keterlambatan jam masuk, izin sakit, cuti dan hal-hal seputar absensi. Faktor ini semakin diperhatikan jika kamu bekerja dalam tim. Yang mana bila salah satu sering absen akan mengacaukan kerja tim secara keseluruhan. Maka perhatikan seksama hal-hal yang berkaitan dengan absensi. Jangan sampai nilai kamu jadi minus hanya karena sering tidak masuk dan terlambat dengan alasan tidak jelas.

Ingat ya! Absensi tidak hanya sekedar pencatatan yang berhubungan dengan payroll dan gaji, sebab nilai absensi yang baik akan memudahkan jalan mulusmu untuk mendapat promosi jabatan dan kenaikan gaji. Ditambah lagi, teknologi semakin maju, semakin banyak mesin absensi yang dipakai untuk mencatat semua data absensi pegawai secara akurat. Maka pastikan nilai absensimu tidak merah!

Speak Up! Keluarkan Ide-Ide Terbaikmu

Ada 2 pegawai, yang satu skill bagus, cerdas, attitude baik dan rajin. Namun setiap kali meeting hanya diam dan baru bicara ketika ditanya. Sementara pegawai satu lagi dengan kelebihan yang sama tidak sungkan dan tidak malu mengeleuarkan ide dan pendapatnya saat meeting atau saat berbagi ide. Sudah kelihatan siapa yang lebih berpotensi mendapat promosi jabatan lebih cepat? Pegawai kedua lebih mungkin untuk memiliki karir yang lebih baik.

Kemampuan untuk berkomunikasi dan keberanian untuk berbicara menjadi salah satu kunci sukses (terutama di kantor). Slogan diam itu emas kadang tak berlaku. Maka setiap kali ada meeting dan terbuka kesempatan untuk mengeluarkan ide serta pendapat, jangan malu dan jangan takut untuk berbicara. Ini memang tidak mudah, namun bisa dilatih. Jangan takut terlihat bodoh atau salah ide, sebab tak ada ide mentah yang 100% jenius saat dicetuskan.

Kamu Harus Terkenal

Masih berkaitan dengan poin sebelumnya, pegawai yang terkenal (terutama di kalangan management atas) lebih mungkin untuk mendapat promosi jabatan dan mendapat bonus (atau kenaikan gaji). Menjadi terkenal di sini bukan berarti harus jadi ‘penjilat’ yang bersikap baik hanya untuk mendapat keuntungan bagi diri sendiri. Jadilah terkenal dengan skill-mu, sikap baikmu, dan keramahanmu.
Kenapa sih jadi terkenal itu penting?

Misalnya nih, management sedang butuh orang untuk mengerjakan sebuah proyek dan kekurangan orang, jika kamu terkenal akan skill-mu, kesempatan untuk.. “Gimana kalau kita ikut sertakan Ardi di proyek ini, dia jago banget skill desainnya. Di acara ulang tahun kantor kemarin dia yang bikin poster dan layout dekorasi acara,”

Paham kan? Pastikan kamu terkenal dengan skill yang kamu miliki dan pastikan pihak management atas mengenalimu dari skill dan hal-hal positif yang bisa membuat mereka percaya bahwa kamu memang layak untuk mendapatkan posisi yang lebih bagus dan gaji yang lebih tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *